Aku gak mau….goyah dalam mengerjakan sesuatu.
Aku gak mau….disaat aku terus berlari, ada seseorang yang menjatuhkan aku.
Aku gak mau….disaat aku hampir mendapatkan kebebasan, sama kamu diganggu.
Aku gak mau….disaat aku sedih, kamu nambah sedih.
Dan, aku gak mau….disaat aku sudah mencapai titik senang, kamu merusaknya. He-hehhhh
(Source: robertpattinson, via fyeahrobertpattinson)
(Source: love-in-black-white, via love)
Hotel California - Arrange By Sungha Jung
On a dark desert highway, cool wind in my hair
Warm smell of colitas, rising up through the air
Up ahead in the distance, I saw a shimmering light
My head grew heavy and my sight grew dim
I had to stop for the night
There she stood in the doorway;
I heard the mission bell
And I was thinking to myself,
“This could be Heaven or this could be Hell”
Then she lit up a candle and she showed me the way
There were voices down the corridor,
I thought I heard them say…
Welcome to the Hotel California
Such a lovely place (Such a lovely place)
Such a lovely face
Plenty of room at the Hotel California
Any time of year (Any time of year)
You can find it here
Her mind is Tiffany-twisted, she got the Mercedes bends
She got a lot of pretty, pretty boys she calls friends
How they dance in the courtyard, sweet summer sweat.
Some dance to remember, some dance to forget
So I called up the Captain,
“Please bring me my wine”
He said, “We haven’t had that spirit here since nineteen sixty nine”
And still those voices are calling from far away,
Wake you up in the middle of the night
Just to hear them say…
Welcome to the Hotel California
Such a lovely place (Such a lovely place)
Such a lovely face
They livin’ it up at the Hotel California
What a nice surprise (what a nice surprise)
Bring your alibis
Mirrors on the ceiling,
The pink champagne on ice
And she said “We are all just prisoners here, of our own device”
And in the master’s chambers,
They gathered for the feast
They stab it with their steely knives,
But they just can’t kill the beast
Last thing I remember, I was
Running for the door
I had to find the passage back
To the place I was before
“Relax, ” said the night man,
“We are programmed to receive.
You can check-out any time you like,
But you can never leave! “
Some dreams live on in time forever
Those dreams, you want with all your heart
And I’ll do whatever it takes
Follow through with the promise I made
Put it all on the line
What I hoped for at last would be mine
If I could reach, higher
Just for one moment touch the sky
From that one moment in my life
I’m gonna be stronger
Know that I’ve tried my very best
I’d put my spirit to the test
If I could reach
Some days are meant to be remembered
Those days we rise above the stars
So I’ll go the distance this time
Seeing more the higher I climb
That the more I believe
All the more that this dream will be mine
If I could reach, higher
Just for one moment touch the sky
From that one moment in my life
I’m gonna be stronger
Know that I’ve tried my very best
I’d put my spirit to the test
If I could reach
If I could reach, higher
Just for one moment touch the sky
I’m goona be stronger
From that one moment in my life
I’m gonna be so much stronger yes I am
Know that I’ve tried my very best
I’d put my spirit to the test
If I could reach higher
If I could, If I could
If I could reach
Reach, I’d reach, I’d reach
I’d reach I’d reach so much higher
Be stronger
Thanks to PT. Jasa Belitung Utama Tours And Travel, Success Event!♥☺
Di balik sering nya aku berantem sama satu anak ini, gini-gini juga kita masih rada akur dikit huehehe
Well, aku cerita lagi tentang Brissie, sewaktu aku konsultasi sama orang travel, aku makin berusaha keras buat study disana dan hidup disana, dan mama pun ikut bercerita ke sanak saudara lainnya kalau aku ingin study disana, dan semua sanak saudara aku support. Apa lagi uwa aku hehe dia emang galak sih, cuman kalo ponakan yang paling baik ini bercita-cita besar ingin study disana sih pastinya bakal ngedukung banget hehe. Setelah aku sering ngebuka beberapa website ternama yang menceritakan tentang si Brissie itu, aku semakin takjub banget sama keindahan dikota itu dan yang paling penting sih study disana nya ituloh, sebenernya sih kalo emang aku gajadi di Brissie, aku inginnya kuliah di Yogya, yaa pokoknya gaakan di Bandung, di bandung kota yang terlalu banyak kenangan dan terlalu sumpek lah. Pokoknya dimana kita berpijak di kota atau di negara orang, kita harus menyesuaikan terlebih dahulu, and…. Aku harus berusaha sekeras mungkin bahwa aku bisa meraih mimpi aku yang sesekali akupun ragu bakal bisa jadi kenyataan apa ngga…..
(Source: pusheen)

Gatau kenapa, aku pingin banget tinggal dan hidup di Brisbane. Ada apa coba di Brisbane? Disana tuh ya keren banget view nya.
Kebayang deh ya kalo bangun tidur terus buka jendela gitu… Rasanya tuuuuuh… Ya lo bayangin sendiri aja ya :> nah, kenapa aku pengen banget tinggal disana, karena… Ada yang nginspirasiin banyak tentang Brisbane, ada sih seseorang. Baik, baik banget. Lucu pastinya xoxo. Kata dia “tinggal di Brisbane itu keren, ya walau biaya hidup yang beda di Indo, tapi gue jamin. Lo pasti betah disini. Jangankan sekolah disini, lo cuman liburan ajaya, pasti bakal nagih. Dan emmm gue betah banget disini, dan kadang males balik ke Indo” nah disitulah aku tertarik buat berlibur, atau….. Ya mungkin melanjutkan kuliah,kerja dan mendapatkan pasangan hidup disana? Hehe who knows guys. Tapi, setiap dibenak aku ada kata ‘Australia!’ aku selalu berfikir ‘Brisbane!’ dan sedikit memikirkan kamu juga mwihuahahaha. Dan pas aku ngobrol juga sama orang travel agency, katanya aku harus deposit 100jt untuk tinggal dan bersekolah disana. Mah? 100jt ada? Itu buat jajan di Brisbane .___. Uang itu gadikit, tapi gatau kenapa aku punya harapan besar buat kesana. Mulai dari iseng-iseng liat
Universitas Bond,Gold Coast , terus liat cara “pembuatan visa untuk Australia”, iseng-iseng liat gaya hidup disana,berapa biaya yang harus dikeluarin saat aku tinggal disana, dan masih banyak lagi, gatau gatau gatau harus gimana pokoknya aku pengen ke Brisbane♥
Aku: Mau kemana ateuh jalan sambil buru-buru gitu???!!!!
Fachri: Itu mau ngembaliin hp nya Om Teguh yg ketinggalan…
Aku: Oh, knp papah nya ga kerumah coba?
Fachri: Gatau, ini juga ade harus ke warung cina (warung yg punyanya emang orang cina)
“sedikit bercerita, dari rumah aku ke warung cina itu jauhnya ada 6 rumah, dan…. Yaa itu rada lumayan jauh lah, mana ngelewatin rumah kosong juga kan, nah aku sama Fachri itu rada parno kalo disuruh beli-beli di warung cina”
Oke… Lanjutkan!
Mamah: Yaudah gausah banyak omong sok samperin papah di waru cina
Aku: Tapi… Kenapa di warung cina coba? Kenapa ga di rumahnya bu Rohim aja? (rumah bu Rohim itu di deket jalan raya yang emang jalannya strategis banget buat mobil/motor yang ngelewat, kan kalo di warung cina tuh masih ribet lagi kejalannya)
Mamah: Kenapa gak sekalian di Alfamart aja?
Aku: !!!!!!!!!!!???????????????? =))
Yaa intinya akutuh seneng ngerjain ade aku huahaa. Fachri!




